eS_Ce KURNIA

Menikmati Sebuah Perjalanan

Double Bottom dan Double Hull

Double Bottom & Double Hull
Menurut Solas Chaper II-1 Double Bottom harus dipasang pada kapal penumpang dan kapal kargo. Double bottom dipasang mulai dari sekat tubrukan sampai dengan sekat tangki ceruk buritan (After Peak Tank /APT).
Untuk tinggi double bottom dihitung menggunakan rumus lebar kapal dibagi 20
H = B/20
B = Lebar kapal (meter)
H = tinggi double bottom (meter)
Minimum tinggi double bottom adalah 0.76 meter, dan tidak perlu melebihi 2 meter

Sedangkan untuk kapal tanker, selain double bottom juga harus dipasang double hull / double skin
Aturannya adalah sebagi berikut:

1. 0 – 600 dwt = single bottom dan single hull

H = B / 15
H minimum = 0.76 meter

2. >600 – 5000 dwt = double bottom dan single hull

H = B/ 15
W = 0.4 + (2.4 x dwt / 20000)
W minimum adalah 0.76 meter
W = lebar double hull (meter)

3. >5000 dwt = double bottom dan double hull

H = B/ 15
H minimum adalah 0.76 meter dan makasimum adalah 2 meter

W = 0.5 + (dwt / 20000)
W minimum adalah 0.76 meter dan W maksimum = 2 meter
W = lebar double hull (meter)

September 28, 2013 - Posted by | Dunia Maritim

1 Comment »

  1. Tolong di jelaskan dengan perhitung GM yg tepat untuk kpl > 5000 dwt

    @Matheus Aquarius apa yg sampeyan maksud dg GM itu?? Biar kita samakan persepsi dulu.

    Comment by Matheus Aquarius | October 17, 2013 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: