Jangkar & Rantai Jangkar
• Dalam aturan kelas (BKI), keberadaan jangkar dan perlengkapannya diatas kapal dapat mempengaruhi karakter kelas.
• (I) : Kapal yang perlengkapan jangkarnya yaitu jangkar, rantai jangkar dan mesin jangkar memenuhi persyaratan Peraturan Konstruksi BKI. (dibuktikan dengan sertifikat)
• Dengan demikian Karakter Kelas menjadi, misalnya: A 100 (I)
• Berat Jangkar & Panjang rantai jangkar yang dibutuhkan dapat dihitung melalui nilai Z number (formulanya ada di attachment)
• Setelah nilai Z number diketahui, maka bisa dilihat dalam tabel dari Z number
• Berat jangkar diperiksa pada saat pembaruan kelas III dan seterusnya (umur kapal lebih dari 10 tahun)
• Pengurangan berat jangkar yang diijinkan maksimum: 10%.
• Rantai jangkar harus direntangkan sedemikian sehingga keausan dan kerusakan dapat diperiksa untuk seluruh panjangnya. Diameter rata rata rantai jangkar sekurangnya ditentukan pada 3 mata rantai setiap segel. Pada saat pembaruan kelas II (umur kapal 5 s.d 10 tahun)
• Pada Pembaruan Kelas II dan setiap Pembaruan Kelas berikutnya luas penampang rantai jangkar harus dihitung. Diameter rata-rata rantai jangkar diukur pada 3 mata rantai dari setiap segel (27,5m), pada ujung mata rantai dimana terjadi keausan yang terbesar.
• Pengurangan diameter rata-rata rantai jangkar yang diijinkan maksimum: 12%.
• Untuk Kapal dengan kecepatan tinggi, rantai jangkar pengurangan diameter rata-rata yang diijinkan maksimum adalah 10%.
Dunia Perkapalan Kita
Melihat dunia perkapalan di negara yang 2/3 wilayahnya lautan sungguh memprihatinkan.
Lihat saja, akhir-akhir ini banyak kapal terbakar, kapal tenggelam, kapal terbalik dan galangan kapal yang hidup segan mati tak mau.
tapi dalam tulisan ini saya tidak akan menulis opini tentang hal-hal diatas, tetapi saya akan menyampaikan fakta yang disertai data-data mengenai dunia perkapalan kita dimata dunia.
well….mari kita melihat dari tokyo mou,
Tokyo MOU adalah organisasi PSC (Port State Control) di wilayah Asia Pasifik
Apa itu PSC??
PSC adalah suatu badan dari pemerintah yang mempunyai kewenangan memeriksa kapal-kapal asing yang masuk ke wilayah negara tersebut. yang diperikasa adalah kondisi kapal, peralatan, pengawakan dan pengoperasian kapal apakah memenuhi peraturan internasional.
Misalnya Kapal berbendera A, berlayar memasuki wilayah Negara B. Maka PSC negara B mempunyai kewenangan untuk memeriksa Kapal yang berbendera A tsb.
PSC dari negara B, tidak akan memeriksa kapal-kapal yang berbendera B (bendera dari negaranya sendiri)
Tokyo MOU ini mengeluarkan laporan tahunan yang isinya diantaranya mengenai kapal-kapal yang ditahan oleh PSC, karena memiliki defisiensi (ketidaksesuaian dengan peraturan internasional).
Read more »
Asik Nggak Asik
Asik Nggak Asik
Iwan Fals
Dunia politik penuh dengan intrik
Cubit sana cubit sini itu sudah lumrah
Seperti orang pacaran
Kalau nggak nyubit nggak asik
Dunia politik penuh dengan intrik
Kilik sana kilik sini itu sudah wajar
Seperti orang adu jangkrik
Kalau nggak ngilik nggak asik
Rakyat nonton jadi supporter
Kasih semangat jagoannya
Walau tau jagoannya ngibul
Walau tau dapur nggak ngebul
Dunia politik dunia bintang
Dunia hura hura para binatang
Berjoget dengan asik
Dunia politik punya hukum sendiri
Colong sana colong sini atau colong colongan
Seperti orang nyolong mangga
Kalau nggak nyolong nggak asik
Rakyat lugu kena getahnya
Buah mangga entah kemana
Tinggal biji tinggal kulitnya
Tinggal mimpi ambil hikmahnya
Dunia politik dunia bintang
Dunia pesta pora para binatang
Asik nggak asik
Dunia politik memang asik nggak asik
Kadang asik kadang enggak di situ yang asik (katanya)
Seperti orang main catur
Kalau nggak ngatur nggak asik
Pion bingung nggak bisa mundur
Pion pion nggak mungkin kabur
Menteri, luncur, kuda dan benteng
Galaknya melebihi raja
Raja tenang gerak selangkah
Sambil menyematkan hadiah
Asik nggak asik / Politik
Asik nggak asik / Politik
Asik nggak asik
Asik nggak asik
Sekedar Bertanya
Hasrat Hati Hanya Sekedar Bertanya
Mengapa Wajahmu Selalu Berduka
Sehingga Lenyaplah Keindahan Kurasa
Aduhai Apakah Gerangan Sebabnya
Hasrat Hati Hanya Sekedar Bertanya
Mengapa Wajahmu Selalu Berduka
Sehingga Lenyaplah Keindahan Kurasa
Aduhai Apakah Gerangan Sebabnya
Wajahmu Dulu Berseri Seri
SeNyumMu dulu Manis Sekali
Wajahmu Dulu Berseri Seri
SeNyumMu dulu Manis Sekali
Pandangan Matamu Bercahaya
Tetapi Kini Jauh Berbeda
Hasrat Hati Hanya Sekedar Bertanya
Mengapa Wajahmu Selalu Berduka
Sehingga Lenyaplah Keindahan Kurasa
Aduhai Apakah Gerangan Sebabnya
Wajahmu Dulu Berseri Seri
SeNyumMu dulu Manis Sekali
Wajahmu Dulu Berseri Seri
SeNyumMu dulu Manis Sekali
Pandangan Matamu Bercahaya
Tetapi Kini Jauh Berbeda
Lenyapkan Salah Sangka Serta Cemburu
Ataupun Pikiran Yang Tiada Menentu
Kuingin Wajahmu Kembali Berseri
Kuingin Wajahmu Terlukis Kembali
Bertahan Disana
Dinda, apakabar kau disana?
Lelahkah menungguku berkelana
Lelahkah menungguku, kau disana?
Sayang, aku kan segera pulang
Tunggu aku dengan senyuman itu
Tunggu aku dengan senyummu itu
Bila waktu itu telah tiba
Coba kenakanlah mahkota itu
Coba kenakanlah mahkota itu
Masih banyak yang harus kucari
Tuk bahagiakan hidupmu nanti
Bisa bertahankah kau disana?
Bisa bertahankah, sayang ?
Coba bertahanlah kau disana
Coba bertahanlah, sayang
Pejuangan Mudik 2010.
Berbagi pengalaman mudik kawan,
H-5 ketika aku dapat kepastian libur dari kantor, aku langsung hunting tiket pesawat balikpapan-surabaya. Tapi apalah daya sudah cari kemana-mana (dari internet + agen) tak dapat jua. Ada 1 sih yang tersisa, tapi harganya 2 jt. (ah sama aja bohong, uang segitu sayang kalo harus dibuang dijalan)
Haruskah aku naik kapal laut lagi seperti tahun kemaren???
ya…itu alternatif terakhir. Intinya lebaran harus pulang (selagi masih bisa di usahakan).
tapi membayangkan mudik menggunakan kapal laut sungguh “mengerikan”.
harus berdesakan bersama ribuan orang, harus berada dalam kapal lebih dari 24 jam, harus tidur di deck anjungan, kalau panas ya kepanasan kalo hujan ya kehujanan, kalo dingin yan kedinginan.
Yach itulah resiko jika tidak bisa “merencanakan” artinya semua serba mendadak jadi harus terima konsekwensinya yaitu “terima apa adanya” karena memang tak ada pilihan lain. hehe…
kalo terecana dengan baik (jadwal pulang sudah direncanakan satu bulan sebelumnya) terntu cerita mudik akan lain…yang pasti akan lebih menyenangkan karena masih banyak pilihan yang bisa kita ambil.
tak ingin mengulangi cerita tahun lalu, akhirnya aku dapat solusi untuk pulang naik pesawat tujuan balikpapan-denpasar, karena Ngurah Rai adalah bandara terdekat dari jember setelah Juanda. (ada sih kota malang, tapi kayaknya penerbangan di kota itu masih adem ayem)
dan benar saja, penerbangan menuju denpasar relatif sepi ketimbang kota-kota lain di jawa ( mungkin karena sedikit orang bali yang merantau ke kalimantan)
Setelah melihat dan mengutak-atik schedul penerbangan pesawat yang ada di internet (H-5). ternyata ada fakta yang mengejutkan.
1. pada musim mudik pesawat dari balikpapan menuju surabaya & jogjakarta itu yang paling dicari. (berarti kebanyakan orang yang merantau ke balikpapan itu adalah orang jawa timur dan jawa tengah)
2. pesawat dari balikpapan menuju jakarta relatif aman-aman saja…harganya juga masih dalam batas normal, yang biasa 400-an menjadi 600-an
3. nah ini yang paling mengejutkan,
pesawat dari jakarta ke surabaya juga relatif aman, harga tiketnya berkisar 400-an. (yang aku heran kenapa para pemudik yang dari jakarta ke jatim kok gak memanfaatkan ini. daripada berdesak-desakan di kereta dan bis. belum lagi kena calo. yang ujung2nya uang yang dikeluarkan mendekati angka 400an juga)
4. Pesawat dari balikpapan menuju denpasar jarang yang langsung, biasanya transit dulu ke jakarta. baru kemudian dari jakarta ke denpasar. harganya sekitar 1 jt-an dengan rincian 600 balikpapan-jakarta, dan 400 jakarta-denpasar.
Belajar Navigasi Laut
Pernahkah berpikir bagaimana kapal di tengah laut bisa berlayar hingga sampai di tempat tujuan??? padahal laut kan luas, gak ada tanda alam seperti bukit, pohon, gedung atau apalah yang bisa di jadikan acuan. Kenapa kok gak tersessat ya???
Kalo rekan-rekan punya pertanyaan seperti itu, kita sama dong. (sama-sama gak ngerti dan pengen tau, hehehe..)
ternyata kawan-kawan, di kapal itu ada alat navigasi berupa GPS, kompas dan Peta. Jadi dari alat itulah para nahkoda bisa tau posisi mereka ada dimana sekarang. hm…simpel kan.
bentuk gpsnya seperti ini,
Angka 0*41.904′ & 117*36.324′ menunjukkan titik koordinat dalam peta atau titik (x,y). nah…dari koordinat tersebut kita akan tau posisi kapal dalam peta ada dimana.
kemudian angka 4.0 kt menunjukkan kecepatan kapal yaitu 4 knot. ( 1 knot = 1 mil laut/ jam). 1 mil laut = 1.852 km
lalu angka 66* itu menunjukkan arah haluan kapal. atau mudahnya sudut yang dibentuk antara garis sumbu utara dengan garis sumbu timur.
0* = arah utara
90* = arah timur
180* = arah selatan
270* = arah barat
sebenarnya masih banyak informasi yag bisa didapatkan dari alat gps ini. hanya saja sementara aku taunya itu aja. hehehe…..
semoga bermanfaat, kalo salah mohon dikoreksi, kalo kurang mohon ditambahi.
