eS_Ce KURNIA

Menikmati Sebuah Perjalanan

Pejuangan Mudik 2010.

Berbagi pengalaman mudik kawan,

H-5 ketika aku dapat kepastian libur dari kantor, aku langsung hunting tiket pesawat balikpapan-surabaya. Tapi apalah daya sudah cari kemana-mana (dari internet + agen) tak dapat jua. Ada 1 sih yang tersisa, tapi harganya 2 jt. (ah sama aja bohong, uang segitu sayang kalo harus dibuang dijalan)

Haruskah aku naik kapal laut lagi seperti tahun kemaren???
ya…itu alternatif terakhir. Intinya lebaran harus pulang (selagi masih bisa di usahakan).

tapi membayangkan mudik menggunakan kapal laut sungguh “mengerikan”.
harus berdesakan bersama ribuan orang, harus berada dalam kapal lebih dari 24 jam, harus tidur di deck anjungan, kalau panas ya kepanasan kalo hujan ya kehujanan, kalo dingin yan kedinginan.

Yach itulah resiko jika tidak bisa “merencanakan” artinya semua serba mendadak jadi harus terima konsekwensinya yaitu “terima apa adanya” karena memang tak ada pilihan lain. hehe…

kalo terecana dengan baik (jadwal pulang sudah direncanakan satu bulan sebelumnya) terntu cerita mudik akan lain…yang pasti akan lebih menyenangkan karena masih banyak pilihan yang bisa kita ambil.

tak ingin mengulangi cerita tahun lalu, akhirnya aku dapat solusi untuk pulang naik pesawat tujuan balikpapan-denpasar, karena Ngurah Rai adalah bandara terdekat dari jember setelah Juanda. (ada sih kota malang, tapi kayaknya penerbangan di kota itu masih adem ayem)
dan benar saja, penerbangan menuju denpasar relatif sepi ketimbang kota-kota lain di jawa ( mungkin karena sedikit orang bali yang merantau ke kalimantan)

Setelah melihat dan mengutak-atik schedul penerbangan pesawat yang ada di internet (H-5). ternyata ada fakta yang mengejutkan.
1. pada musim mudik pesawat dari balikpapan menuju surabaya & jogjakarta itu yang paling dicari. (berarti kebanyakan orang yang merantau ke balikpapan itu adalah orang jawa timur dan jawa tengah)

2. pesawat dari balikpapan menuju jakarta relatif aman-aman saja…harganya juga masih dalam batas normal, yang biasa 400-an menjadi 600-an

3. nah ini yang paling mengejutkan,
pesawat dari jakarta ke surabaya juga relatif aman, harga tiketnya berkisar 400-an. (yang aku heran kenapa para pemudik yang dari jakarta ke jatim kok gak memanfaatkan ini. daripada berdesak-desakan di kereta dan bis. belum lagi kena calo. yang ujung2nya uang yang dikeluarkan mendekati angka 400an juga)

4. Pesawat dari balikpapan menuju denpasar jarang yang langsung, biasanya transit dulu ke jakarta. baru kemudian dari jakarta ke denpasar. harganya sekitar 1 jt-an dengan rincian 600 balikpapan-jakarta, dan 400 jakarta-denpasar.

Jadi, dari data itu aku bisa pulang ke Jember dengan mengeluarkan ongkos pesawat 1 juta-an.
Sekarang pilihannya ada 2,
1. mau balikpapan-jakarta-surabaya, atau
2. balikpapan-jakarta-denpasar.

kalo yang umum sih pilih point no.1 karena sudah familiar.

tapi karena point no. 2 menjanjikan tantangan dan pengalaman baru, maka aku putuskan untuk ambil rute balikpapan-jakarta-denpasar-jember. (mbulet dan muter-muter)

ternyata benar, tantangan dan pengalaman yang aku cari ada disini :
1. Akhirnya aku tau bandara Ngurah rai itu seperti apa. Bandaranya kecil dan dekat dengan laut, mirip sepinggan gitu deh.
2. Transportasi dari Bandara ke terminal bis di Ubung itu sudah.
kalo di Juanda kan ada bis damri yang ekonomis mengantar ke Bungurasih.
Kalo di Ngurah Rai hanya ada taxi, harganya 100 ribuan. kalo rame-rame sih enak bisa patungan. kalo sendiri……
tapi jangan khawatir, kalo mau hemat, keluar saja dari bandara (kearah kanan ya dari terminal kedatangan domestik, jangan ke kiri karena itu terminal kedatangan internasional)

diluar ada yang nawarin taxi yang harganya lebih murah dari yang ada di dalam bandara, dan ada pula Ojeg dengan harga 30 ribuan.
Perjalanan dari bandara ke terminal bis Ubung sekitar 30-40 menitan.

Samapai di Terminal Ubung ya seperti biasa, (suasana terminal) banyak calo yang nanya mau kemana mas?? kalo gak dijawab mereka sewot, marah dan ngomel-ngomel (untunge wes biasa malang melintang nang bungur, dadi wes biasa). Dan kebiasaan calo kalo mereka tau tujuan kita, langsung narik2 dan ngasih harga yang bagus buat mangsanya.

Terminal Ubung gak terlalu luas juga, sama tawang alun di Jember aja masih kalah luas. Tapi disitulah kita bisa melanjutkan perjalanan darat ke arah timur (lombok) atau ke arah barat (jawa). Bis-bis itu parkir melingkar menghadap ruang tunggu yang didepannya ada trayek Jurusannya. nah tiggal pilih aja mau kemana tujuan kita, langsung masuk aja ke dalam bis tersebut.

Oh iya, ini sharing pengalaman aja buat yang belum berpengalaman mudik dengan bis.
1. Pilih bis yang udah terpercaya pelayanannya…(gak boleh sebut merk ya..)
2. Jalan-jalan aja dulu muter-muter terminal, lihat bis-bis yang ada beserta jurusannya. kalo ditanya calo. Bilang aja, jurusan yang dekat-dekat aja, dan kalo ditawarin naik, kasih alasan nunggu teman, sholat dulu dll.
nah setelah udah tau bis dan tujuannya (yang cocok sesuai selera), langsung naik aja ke bis tersebut, dan tanya kepada penumpang yang ada di dalam bis, mengenai jurusan dan harga, insyaallah akan mendapatkan jawaban yang benar.
3. Tanya kepada teman atau sodara yang sudah berpengalaman.

Ok sekarang kembali ke laptop,
Setelah aku muter-muter diterminal dan berinteraksi dengan orang2 yang menurut ku bisa dipercaya, akhirnya aku langsung naik bis jurusan jember (cuma ada satu waktu itu, dan tak Ber AC) harga tiketnya 80 ribu, naik dari harga normal yang hanya 55 ribu.

Perjalanan dari terminal ubung ke Gilimanuk sekitar 3 jam, nah di penyeberangan tersebut ngantri dulu 2 jam. Wajarlah arus mudik soalnya…waktu penyeberangan 1 jam. dan dari Ketapang ke jember sekitar 3 jam.

Sebenarnya Ada alternatif lain yang mungkin bisa dipakai untuk menghindari antrian di penyeberangan,
yaitu naik bis dan turun di gilimanuk, lalu nyeberangnya bayar sendiri harganya 6000-10.000. lalu dari ketapangannya naik bis lagi menuju JEmber. tapi yang ini aku belum pernah lakukan, jadi hanya sebagai informasi dan referensi saja.

semoga bermanfaat,
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

September 7, 2010 - Posted by | for me | , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: