eS_Ce KURNIA

Menikmati Sebuah Perjalanan

Cerita dari Bangka : Dusun Pancur (Part 3)

Dua hari terakhir adalah di dusun pancur, bangka barat tempat kami melakukan penyuluhan. Kondisi umum masyarakat disini ternyata lebih banyak menjadi petani sawit dan karet. Setelah berbincang bincang dengan masyarakat ternyata harga sawit per kilo nya adalah Rp.900,-.Setiap buah mempunyai berat antara 6-9 kg dan dalam 1 bulan bisa 2 kali petik (panen), selain dari bertani masyarakat juga membuat kerajinan berupa atap dari daun, pekerjaan ini bisanya dilakukan oleh ibu-ibu di dusun pancur ini.

Dusun pancur ini memang terletak agak kedalam (tidak di tepi pantai) tetapi didekat dusun mereka terdapat sungi yang lumayan besar dengan lebar 10-20 meter. Oleh karena itu masyarakat nelayan disana lebih banyak mencari ikan di sungai dari pada dilaut. Selain karena itu masyarakat dusun pancur ini trauma jika harus pergi melaut karena ada perompak dari desa lain yang merampok sebagian dari tangkapan mereka ketika berada dilaut.

KArena hanya digunakan di sungai, maka alat tangkap dan perahu yang digunakan masih relatif sederhada, kadang hanya sampan biasa tanpa mesin dan digerakkan oleh dayung. Dermaga tembat tambat kapal juga sederhana, terbuat dari kayu yang sambungannya sudah tidak kuat lagi sehingga kalo banyak orang yang naik diatasnya dermaga tersebut rawan roboh.

Selain masalah keamanan dalam melaut, masyarakat disini juga meminta agar segera diupayakan listrik masuk dusun mereka

April 23, 2009 - Posted by | for me | , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: