eS_Ce KURNIA

Menikmati Sebuah Perjalanan

Potensi Industri Pelayaran & Perkapalan

Instruksi Presiden No. 5/2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional menginstruksikan 13 menteri dan kepala daerah untuk menerapkan asas cabotage. Asas ini mewajibkan komoditas domestik diangkut kapal berbendera Indonesia.

Asas cabotage itu tentunya berdampak pada industri Pelayaran dan Perkapalan di negeri ini. Kebutuhan Pelaut akan meningkat untuk mengoperasikan kapal, industri galangan kapal akan semakin berkembang untuk menciptakan kapal baru maupun mereparasi kapal yang sudah ada untuk memenuhi kebutuhan armada kapal untuk mengangkut 14 komoditas utama dari pulau yang satu ke pulau yang lain.

14 komoditas itu antara lain : minyak dan gas bumi, barang umum, batu bara, kayu dan olahan primer, beras, minyak kelapa sawit, pupuk, semen, bahan galian tambang logam dan nonlogam, biji-bijian hasil pertanian, muatan cair dan bahan kimia, serta produk pertanian.

Oleh karena itu kebutuhan tenaga kerja dan para ahli dibidang perkapalan juga akan terus meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan jumlah kapal dan industri galangan kapal.

Menurut Pemerintah, Pada Maret 2005 ada 6.041 armada niaga nasional berbendera Indonesia, sedangkat saat ini jumlah armada meningkat menjadi 8.345. Untuk merealisasikan asas cabotage secara penuh pada 2010, setidaknya diperlukan lagi tambahan 654 kapal berbagai ukuran senilai 4,6 miliar dolar AS.

April 7, 2009 - Posted by | for me | , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: