eS_Ce KURNIA

Menikmati Sebuah Perjalanan

Ke Toilet bayar Rp.1.000,-

Mungkin hal ini sudah tak asing lagi bagi kita semua, apalagi yang sering pergi pake kendaraan umum, dan transit di terminal lalu mencari toilet buat pipis.
Setelah selesai seringkali harus membayar Rp.1.000,-

Tak ada karcis, fasilitas toilet yang gak nyaman, kotor, pesing, dan air yang minim.

Yang jadi pertanyaan,
1. Pantaskah dengan uang Rp.1.000,- kita mendapat fasilitas toilet yang digambarkan seperti diatas??

2. Kemana larinya uang Rp.1.000,- yang kita bayarkan??
Apakah masuk ke pendapatan daerah?? Tapi kok gak ada karcis.

Kalo misalnya (di terminal neh critanya) ada 1.000 orang yang pipis di toilet dalam 1 hari, sudah pasti 1 juta rupiah masuk kantong.

Klo sebulan brati 30 juta ya…., wow…kalah tuh gaji PNS, he….

Kira-kira uang sebanyak itu kemana ya?? ada yang tau???

October 5, 2008 - Posted by | for us | ,

1 Comment »

  1. kayakna uang itu diserahkan ke *penghuni* toilet. hehe..

    Comment by wam | October 5, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: